Ilmuwan Jepang di National institute of Information and Communications Technology (NICT) telah berhasil mencetak rekor kecepatan maksimal internet 319 terabit per detik (tbps). Ini hampir beberapa kali rekor sebelumnya ialah 178 tbps.

Tes kecepatan internet itu dilakukan di laboratorium memakai teknologi eksperimental kabel serat optik dengan empat inti (core) di dalam kabel ukuran standar. Biasanya kabel serat optik cuma menggunakan sesuatu inti dan banyak bahan epilog (silinder kabel/kelongsong) untuk melindungi pergerakan data.

"Empat inti dengan diameter kelongsong tolok ukur mempesona buat penggunaan permulaan serat optik dalam kapasitas tinggi, koneksi jarak jauh, alasannya adalah kompatibel dengan infrastruktur kabel konvensional dan dibutuhkan mempunyai keandalan mekanis sinonim dengan serat optik satu inti," tulis NICT dalam makalahnya yang disitat dari Vice, Jumat (16/7).

Menurut klarifikasi endgadget.com, para hebat bisa melakukan transfer data sejauh 1.864 mil (2.999 km) tanpa mengalami degradasi sinyal ataupun kecepatan. Kecepatan ini dikatakan juga didukung tembakan 552 jalan masuk laser di berbagai panjang gelombang bagi menerima kecepatan sangat tinggi.

Meski mengagumkan perlu dimengerti kecepatan ini didapat menurut hasil uji di laboratorium. Masih perlu waktu dan visibilitas pendanaan sampai pengamatan ini bisa diaplikasikan ke dunia konkret.

Peneliti NICT meyakini teknologi ini mampu diimplementasikan di jaringan kabel optik internet yg telah ada bagi mempercepat kecepatan internet. Mereka membayangkan teknologi ini bisa menciptakan satu di atas 5G.